Logo Bloomberg Technoz

BOJ Tahan Suku Bunga di 1% dan Naikkan Prospek Ekonomi Jepang

News
31 July 2026 14:10

Bank of Japan (BoJ) (Dok: Bloomberg)
Bank of Japan (BoJ) (Dok: Bloomberg)

Toru Fujioka - Bloomberg News

Bloomberg, Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ) mempertahankan kebijakan moneternya tanpa perubahan, namun memberikan sinyal yang lebih optimistis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi. Hal itu menunjukkan keyakinan bahwa perekonomian Jepang masih berada di jalur yang tepat untuk melanjutkan normalisasi kebijakan, setelah bulan lalu menaikkan suku bunga acuannya ke level tertinggi sejak 1995.

BOJ mempertahankan suku bunga kebijakan di level 1%, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan resminya pada Jumat (31/7). Keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan seluruh 52 ekonom yang disurvei Bloomberg. Hasil pemungutan suara di dewan gubernur adalah 8 berbanding 1, dengan Hajime Takata menjadi satu-satunya anggota yang mengusulkan kenaikan suku bunga dua kali berturut-turut.


Keputusan itu diambil setelah otoritas Jepang memasuki pasar valuta asing semalam untuk menopang nilai tukar yen, menurut seorang pelaku pasar yang mengetahui langkah tersebut. Pelemahan yen menjadi salah satu faktor yang dinilai BOJ mendorong inflasi. Setelah pengumuman kebijakan, yen kembali melemah tipis.

Bank sentral juga tetap menyoroti risiko inflasi inti melampaui target 2% dan menegaskan komitmennya untuk terus menaikkan biaya pinjaman sejalan dengan perkembangan ekonomi dan inflasi. BOJ menyatakan kenaikan harga konsumen diperkirakan akan berada jauh di atas target pada paruh kedua tahun fiskal ini, sehingga penting untuk menstabilkan inflasi kembali di sekitar level sasaran.

Suku bunga BOJ. (Sumber: Bloomberg)