Logo Bloomberg Technoz

Densus: 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Digital

Dovana Hasiana
07 January 2026 16:26

Suasana di sekitar lokasi ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana di sekitar lokasi ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Detasemen Khusus Antiteror Kepolisian (Densus 88) mendeteksi keberadaan 70 anak usia 11-18 tahun terpapar konten kekerasan ekstrem usai bergabung dengan grup komunitas digital True Crime Community. Penelusuran ini adalah hasil dari pemeriksaan terhadap pelajar yang melakukan serangan ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, 7 November 2025.

Berdasarkan data Densus, pelaku yang menyerang dengan bom rakitan tersebut adalah anggota dari grup True Crime Community. Sebagai langkah pencegahan, Densus telah melakukan penelusuran terhadap identitas 70 anak yang juga tercatat sebagai anggota komunitas.

“Terhadap 70 anak ini, kurang lebih 67 orang sudah dilakukan asesmen, mapping, konseling, dan sebagainya dengan melibatkan berbagai stakeholders yang ada di masing-masing wilayah,” kata juru bicara Densus 88, Komisaris Besar Mayndra Eka Wardhana dikutip, Rabu (07/01/2026).


Berdasarkan sebaran lokasi, sebanyak 15 anak atau jumlah paling banyak berada di wilayah DKI Jakarta. Selain itu, tercatat 12 anak berdomisili di Jawa Barat, 11 anak di Jawa Timur; dan sisanya sebanyak 22 anak tersebar di 16 provinsi dari Aceh hingga Sulawesi Tenggara.

Menurut catatan Densus, sebagian besar anak berusia 15 tahun atau pada masa peralihan dari tingkat SMP ke SMA. Selain itu, ada sejumlah kemiripan profil psikologis dari anak-anak yang tergabung dalam grup tersebut.