Kim Jong Un Mau Tambah Persenjataan Nuklir, Buka Dialog dengan AS
News
26 February 2026 09:50

Soo-Hyang Choi - Bloomberg News
Bloomberg, Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjanji akan memperbanyak persenjataan nuklir dan meningkatkan program rudalnya. Meski demikian, ia membuka kemungkinan untuk memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat (AS), asalkan Washington mengakui Korut sebagai negara kekuatan nuklir.
Dalam pidatonya di kongres partai penguasa pertama dalam lima tahun terakhir, Kim memaparkan rencana ambisius pengembangan senjata. Ia bersumpah akan membangun rudal balistik antarbenua (ICBM) berbasis darat dan bawah laut yang lebih kuat. Di saat yang sama, ia mendesak AS untuk mencabut apa yang ia sebut sebagai "kebijakan permusuhan" terhadap Pyongyang jika ingin melanjutkan dialog.
"Kami memiliki rencana untuk memperkuat kekuatan nuklir nasional dari tahun ke tahun, dan mengerahkan seluruh upaya untuk meningkatkan jumlah senjata nuklir serta memperluas sarana operasi dan domain penerapannya," tegas Kim saat menutup pertemuan tujuh hari Kongres Partai Buruh di Pyongyang tersebut.
"Jika Amerika Serikat menghormati status kami yang telah termaktub dalam konstitusi dan menarik kebijakan permusuhannya, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mengupayakan hubungan yang lebih baik," ujarnya sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi KCNA.





























