Bos BRI Soal Kondisi Ekonomi, Tidak Ada Masalah di Suplai Kredit
Recha Tiara Dermawan
26 February 2026 10:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Hery Gunardi menyatakan bahwa industri perbankan nasional berada dalam kondisi yang solid untuk menopang pertumbuhan ekonomi pada 2026.
Menurut dia, ketersediaan likuiditas perbankan tidak menjadi kendala utama dalam penyaluran kredit, melainkan faktor kepercayaan dan prospek usaha yang memengaruhi permintaan pembiayaan.
Hal tersebut didasari oleh sejumlah faktor, seperti resiliensi ekonomi domestik dengan pertumbuhan ekonomi 2025 yang berada di sekitar 5,1% dan diproyeksikan menguat menjadi sekitar 5,2% pada 2026, saat pertumbuhan ekonomi global ada di kisaran 3%.
Di sisi stabilitas makro, inflasi Indonesia tercatat tetap terkendali dan berada dalam sasaran Bank Indonesia (BI) di sekitar 2,9% pada 2025 serta diperkirakan stabil pada 2026. Kondisi tersebut dinilai mendukung daya beli masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi kebijakan moneter yang lebih akomodatif.
“Secara keseluruhan kombinasi inflasi yang terjaga, kebijakan moneter yang lebih longgar, dan ketahanan konsumsi domestik memberikan fondasi yang cukup kuat untuk ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Hery dalam paparan kinerja BRI, Kamis (26/2/2026).


























