Logo Bloomberg Technoz

BRI: Perpanjangan Dana SAL Rp200 T Topang Likuiditas Perbankan

Pramesti Regita Cindy
26 February 2026 11:20

Layani Kebutuhan Nasabah, BRI Buka Layanan Operasional Terbatas Periode Libur Nataru (BRI)
Layani Kebutuhan Nasabah, BRI Buka Layanan Operasional Terbatas Periode Libur Nataru (BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menilai keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memperpanjang penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dapat memperkuat stabilitas likuiditas perbankan. 

Untuk diketahui, pemerintah memperpanjang jatuh tempo penempatan dana tersebut menjadi September 2026, yang semula ditenggat 13 Maret 2026.

"Dan untuk hal ini juga tentunya kalau stabilitas likuditasnya terjaga, maka transmisi kebijakan fiskal sektor riil itu juga akan semakin terjaga," kata Direktur Treasury and International Banking Bank Rakyat Indonesia Farida Thamrin dalam konferensi pers paparan Kinerja BRI, Kamis (26/2/2026). 


Di sisi lain, Farida menjelaskan seluruh dana SAL yang diterima telah disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit ke berbagai segmen, dengan porsi terbesar ke sektor mikro yang mencapai hampir 50%. Selain mikro, penyaluran juga mencakup segmen small and medium enterprise (SME), konsumer, serta sebagian kecil korporasi.

Dari sisi sektoral, kredit tersebut mengalir ke berbagai sektor riil seperti pertanian, kehutanan, perikanan, serta sektor-sektor produktif lain yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional.