Produsen Bioetanol AS Incar Pasar RI, Kebutuhan 1 Miliar Galon
Azura Yumna Ramadani Purnama
25 February 2026 16:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Bahan Bakar Terbarukan (RFA) Amerika Serikat (AS) mengestimasikan permintaan bioetanol Indonesia mencapai 1 miliar galon atau setara 3,79 juta kiloliter (kl) ketika campuran bensin dengan bioetanol 10% atau E10 dimandatorikan secara nasional.
CEO RFA Geoff Cooper menyatakan kesepakatan dagang timbal balik atau agreement on reciprocal trade (ART) yang diteken AS–Indonesia turut membuka pintu ke pasar baru bagi produsen bioetanol AS.
Adapun, dalam dokumen resmi ART yang diteken kedua negara ditegaskan bahwa Indonesia diwajibkan tak memiliki kebijakan yang menghalangi impor bioetanol dari AS.
“Indonesia telah lama menjadi pasar prioritas bagi etanol AS, dengan potensi permintaan sekitar 1 miliar galon jika campuran etanol 10% digunakan secara nasional,” kata Cooper dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).
Terpisah, CEO Asosiasi Perdagangan Biofuel AS (Growth Energy) Emily Skor mengungkapkan kesepakatan dagang tersebut membuka peluang bagi produsen bioetanol AS mengekspor sekitar 900 juta galon atau 34.000 kl bioetanol ke Indonesia.































