Kenaikan IHSG yang begitu optimistis tinggi merupakan efek secara langsung dari melesatnya sejumlah saham Big Caps.
Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Jumat (19/9/2025).
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menyumbang 15,49 poin
- Bumi Resources Minerals (BRMS) menyumbang 15,49 poin
- Bank Central Asia (BBCA) menyumbang 11,99 poin
- Astra International (ASII) menyumbang 15,49 poin
- Barito Pacific (BRPT) menyumbang 15,49 poin
- Impack Pratama Industri (IMPC) menyumbang 15,49 poin
- Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) menyumbang 15,49 poin
- Indofood Sukses Makmur (INDF) menyumbang 15,49 poin
- Bank Permata (BNLI) menyumbang 15,49 poin
- Indofood CBP (ICBP) menyumbang 15,49 poin
Adapun saham–saham perindustrian lainnya juga jadi pendorong laju melesatnya IHSG, saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) melesat dengan kenaikan 28%, dan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) juga melesat di zona hijau dengan menguat 15,2%.
Adapun saham barang baku juga jadi penopang IHSG, saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) melesat 25%, saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) menguat 12,2%, dan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) juga menguat dengan terapresiasi 9,98%.
Disusul oleh penguatan saham konsumen primer, saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) yang menguat 24,8%, saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 24,7%, dan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang mencetak penguatan 24,5%.
(fad/aji)




























