“Tingkatkan produktivitasnya, kan mineral ini harus kita jaga, aset negara harus dijaga, itu paling penting,” kata dia.
Kendati demikian, dia enggan berkomentar banyak ihwal kemungkinan MIND ID dapat harga murah dari akuisisi lanjutan saham PTFI kali ini. Hanya saja, kata dia, harga murah itu bakal terlihat menarik nantinya.
“Kalau harganya murah siapa yang enggak beli,” tuturnya.
Dalam laporan keuangan kuartal I-2025, Freeport-McMoRan Inc (FCX) membeberkan PTFI menargetkan untuk mengajukan perpanjangan kontrak setelah kesepakatan akuisisi 10% saham tambahan MIND ID rampung.
Sebelumnya, perwakilan Freeport diketahui telah bertemu dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di kantor Kementerian ESDM, Senin (19/5/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bahlil ikut membahas perpanjangan IUPK yang bakal berakhir pada 2041.
“Dalam pembahasan kemarin, [pembahasan IUPK] tidak terlalu banyak, tidak terlalu spesifik. Akan tetapi, juga saya ikut diajak membahas itu. Kita lihat perkembangan,” kata Bahlil ditemui di sela kegiatan 49th IPA Convex di ICE BSD, Rabu (21/5/2025)
FCX memastikan perseroannya bakal memenuhi syarat yang diajukan pemerintah Indonesia untuk dapat memperoleh perpanjangan IUPK pasca 2041.
Sejumlah syarat itu di antaranya tambahan 10% saham untuk MIND ID, komitmen untuk melanjutkan eksplorasi tambahan dan peningkatan kapasitas smelter.
(naw)






























