Logo Bloomberg Technoz

Terlebih, kedua negara juga sudah mencapai kesepakatan gencatan senjata usai melakukan pertemuan di Kuala Lumpur, Malaysia kemarin, Senin (28/7/2025). 

Kedua, meningkatkan perdagangan. Menurut Sugiono, kedua negara memiliki keinginan untuk meningkatkan perdagangan. Selain itu, kedua negara juga diminta segera menyelesaikan hambatan dalam perdagangan. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Prabowo dan Anwar sepakat untuk mempermudah perdagangan lintas batas melalui Serawak dan Sabah yang berbatasan dengan Indonesia. Selain itu, Indonesia juga meminta Malaysia membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN). 

"Selanjutnya terkait perdagangan minimal di lintas batas, arahan [Presiden] Prabowo untuk diangkat. Toh, kita sudah masuk ASEAN free trade, jadi itu angkanya dibebaskan," ujar Airlangga. 

Pada 2024, Indonesia menduduki peringkat sebagai mitra dagang global terbesar keenam Malaysia dan terbesar kedua di antara negara anggota ASEAN. Perdagangan bilateral meningkat sebesar 4,5% dari RM111,21 miliar (US$24,39 miliar) pada 2023 menjadi RM116,29 miliar (US$25,5 miliar) setahun setelahnya.

Ketiga, perundingan perbatasan dan penurunan angka penangkapan nelayan di masing-masing wilayah yang sebelumnya banyak menjadi masalah antara Indonesa dan Malaysia. 

Sementara terkait Ambalat, kedua negara masih melakukan pembahasan penyelidikan (exploratory talk) untuk membahas hal-hal teknis dalam pengembangannya. Salah satu potensi yang bisa digarap adalah perikanan. 

Keempat, pembentukan pusat pembelajaran masyarakat (community learning center) bagi anak-anak dan murid di semenanjung Malaysia, Sabah dan Sarawak. Hal ini dimanfaatkan agar anak-anak dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa bersekolah di sana.

Sebagai informasi, Annual Consultation RI-Malaysia terakhir kali digelar pada 2017 di Kuching, Sarawak, Malaysia, sehingga pertemuan tahun ini menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir.

(dov/ros)

No more pages