Logo Bloomberg Technoz

Target Yield 2026 Turun, Kemenkeu Sebut SBN RI ‘Performa Terbaik’

Mis Fransiska Dewi
25 July 2025 11:10

Ilustrasi Obligasi. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Ilustrasi Obligasi. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta Kementerian Keuangan menargetkan tingkat imbal hasil alias yield Surat Berharga Negara (SBN) pada 2026 menjadi 6,5%, seiring dengan tren penurunan yield dalam beberapa bulan terakhir.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan aliran modal asing atau capital inflow beberapa bulan terakhir banyak masuk ke SBN Indonesia, sehingga yield awal tahun yang ditetapkan sekitar 7% akan turun menjadi 6,4% atau 6,5%. 

“Sehingga sekarang kalau pada awal tahun yield kita di sekitar 7% sekarang kita berada di sekitar 6,4%—6,5%,” kata Febrio ditemui di Kompleks Parlemen, Kamis (24/7/2025). 


“Jadi ini adalah salah satu best performing yield surat berharga negara untuk negara berkembang. Jadi kita akan coba manfaatkan momen itu,” tambahnya. 

Sekadar catatan, dalam Asumsi Dasar Ekonomi Makro yang telah disepakati pemerintah bersama DPR, suku nunga  SBN tenor 10 Tahun ditetapkan pada rentang 6,6%—7,2%.

Tingkat imbal hasil Surat Utang Negara RI berbagai tenor sepanjang tahun ini (Divisi Riset Bloomberg Technoz)