BI Serap SBN Rp332 T pada 2025 Demi Program Prioritas Pemerintah
Sultan Ibnu Affan
28 January 2026 09:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan telah menyerap instrumen Surat Berharga Negara (SBN) atau surat utang pemerintah senilai total Rp332,1 triliun sepanjang 2025. Ini sebagai bagian dari operasi moneter untuk menjaga ketersediaan likuiditas di pasar domestik.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, sebagian besar atau senilai Rp246,6 triliun pembelian SBN itu dilakukan lewat skema debt switching dengan pemerintah untuk membiayai program prioritas pemerintah.
"Sebagian SBN dimaksud dipergunakan untuk pendanaan program-program ekonomi kerakyatan dalam astacita, seperti perumahan rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)," ujar Perry dalam konferensi pers hasil rapat KSSK di Jakarta, dikutip Rabu (28/1/2026).
Perry mengatakan, langkah pembelian SBN tersebut juga terus berlanjut hingga awal 2026 ini. Per 23 Januari, kata Perry, otoritas moneter juga telah membeli SBN senilai Rp23,7 triliun.
Ekspansi likuiditas tersebut, kata dia, juga tercermin dalam posisi penurunan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dari semula sebesar Rp919,9 triliun pada awal 2025 menjadi Rp730,9 triliun per akhir 2025.





























