Kemudian, sentimen positif bagi harga CPO juga datang dari dinamika harga minyak mentah. Harga minyak jenis Brent menguat 0,2% hingga ada di posisi US$ 68,69/barel per hari ini (Future Sept2025).
Saat harga si emas hitam makin mahal, maka keuntungan untuk beralih ke bahan bakar nabati alias biofuel menjadi meningkat. CPO adalah salah satu bahan baku pembuatan biofuel.
Analisis Teknikal Harga CPO
Lantas bagaimana perkiraan harga CPO untuk hari ini? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (time frame daily), CPO masih terus melesat di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 63.
RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI CPO belum jauh dari 50, sehingga bisa disebut masih berpotensi menguat nantinya.
Investor juga perlu mencermati karena indikator Stochastic RSI menyentuh 60. Terbilang belum mencapai di atas 80, yang berarti menghuni area beli (long).
Untuk perdagangan hari ini, harga CPO masih ada potensi untuk terus menguat. Cermati pivot point di MYR 4.330/ton.
Dari sini, apabila tertembus dengan optimis, ada kemungkinan harga CPO akan menguji target resistance selanjutnya di rentang MYR 4.457 sampai dengan MYR4.544/ton.
Adapun support harga CPO terdekat ada di MYR 4.219/ton. Penembusan di titik ini bisa menyeret harga CPO menuju MYR 4.200/ton.
Target paling pesimistis atau support selanjutnya ada di posisi MYR 4.144/ton.
(fad)




























