Logo Bloomberg Technoz

"Ini memang tidak lain karena memang di bisnis rokok di Indonesia memang dalam dua tahun terakhir terjadi perubahan yang luar biasa, dimana banyak sekali rokok-rokok murah yang tidak jelas produsennya, banyak sekali rokok-rokok murah yang beredar di Indonesia, sehingga mau tidak mau mengakibatkan adanya perubahan strategi yang harus dilakukan oleh perusahaan rokok di Indonesia,” jelas Surjanto.

Dengan strategi yang tengah dijalankan diharapkan mampu memperbaiki kinerja WIIM.

Tahun ini, WIIM menargetkan pertumbuhan produksi sigaret kretek mesin (SKM) tumbuh 20%, sedangkan untuk sigaret kretek tangan (SKT) tumbuh 15%.

(dhf)

No more pages