Logo Bloomberg Technoz

KSSK Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,5% di Tengah Gejolak Global

Pramesti Regita Cindy
03 November 2026 18:20

Anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam Press Conference Hasil Rapat KSSK, Selasa (3/11/2026) (Bloomberg Technoz/ Pramesti)
Anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam Press Conference Hasil Rapat KSSK, Selasa (3/11/2026) (Bloomberg Technoz/ Pramesti)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III-2026 tetap kuat meski dihantam gejolak global.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan memproyeksi hingga akhir tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh pemerintah yakni sebesar 5,4% hingga 5,5%.

“Ekonomi Indonesia di tahun 2026 diprakirakan tumbuh di sekitar 5,4-5,5% year on year(yoy),” kata Suahasil dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK, Selasa (3/11/2026).


Menurut Suahasil, pertumbuhan ekonomi tersebut  ditopang oleh permintaan domestik dan kinerja ekspor yang positif.

Suahasil juga mengatakan bahwa konsumsi rumah tangga diperkarikan akan kuat didorong oleh stimulus fiskal pemerintah.