Logo Bloomberg Technoz

BUMN MIGAS

Ekspor Gas ke Singapura Ditekan, PGN Beber Soal Beban Toll Fee

Sabrina Mulia Rhamadanty
28 October 2026 12:30

Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)
Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) atau PGN buka suara mengenai dinamika pengelolaan energi nasional, khususnya terkait dengan kebijakan pemerintah mengenai realokasi dan pemangkasan ekspor gas bumi ke Singapura.

Langkah pemerintah ini memicu perhatian sehubungan dengan potensi dampak finansial dan penurunan pendapatan PGN dari tarif pengangkutan gas (toll fee)—yang nilainya bergantung pada besaran volume gas yang dialirkan melalui pipa transmisi perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan struktur pendapatan dari transportasi gas bumi pada prinsipnya bersifat multifaktor sehingga tidak serta-merta langsung tergerus akibat penurunan volume ekspor.


“Pendapatan dari kegiatan transportasi gas bumi pada prinsipnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk volume penyaluran dan ketentuan komersial yang berlaku,” kata Fajriyah saat dihubungi Bloomberg Technoz, Rabu (28/10/2026).

Jaringan pipa gas PGN (Sumber foto website PGN)

Penjelasan tersebut mengindikasikan bahwa meskipun volume ekspor gas melalui pipa mengalami pemangkasan, kinerja finansial lini bisnis transmisi PGN juga ditentukan oleh mekanisme perikatan skema komersial serta kesepakatan kontrak pengangkutan gas yang mendasarinya.