Proyeksi Ekonom Soal Rupiah Akhir 2026: Rp17.600-Rp18.000/US$
Redaksi
22 September 2026 20:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan berada pada kisaran Rp17.600-Rp18.000/US$ sampai akhir tahun 2026 ini.
Ekonom Universitas Andalas Syafruddin karimi menilai potensi rupiah menembus Rp18.000/US$ tetap terbuka, tetapi belum menjadi skenario dasar. Skenario dasar rupiah lebih masuk akal berada pada kisaran Rp17.600-Rp18.000/US$, dengan volatilitas tinggi.
Risiko ke atas muncul jika dolar AS kembali menguat setelah kenaikan suku bunga bank sentral AS Federal Reserve, imbal hasil obligasi AS atau yield US Treasury bertahan sekitar 5%, dan harga minyak tetap di atas US$100 per barel.
"Sebaliknya, rupiah dapat kembali menguat jika tekanan minyak mereda, yield AS turun, dan arus portofolio masuk membaik," ujar Syafruddin, Selasa (22/9/2026).
Jadi, menurut dia, level Rp18.000 perlu dibaca sebagai stress threshold. Jika tekanan eksternal muncul bersamaan dengan kebutuhan valas domestik yang besar, level itu bisa ditembus sementara. Sebaliknya, jika kombinasi guncangan mereda, rupiah masih berpeluang bertahan di bawahnya.






























