Logo Bloomberg Technoz

PERDAGANGAN KOMODITAS

Bahlil Minta Ekspor SDA RI Tanpa Transit, Bos DSI Respons

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 November 2026 18:10

Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony di sela Minerba Convex 2026, Selasa (4/11/2026)./Bloomberg Technoz-Azura Yumna
Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony di sela Minerba Convex 2026, Selasa (4/11/2026)./Bloomberg Technoz-Azura Yumna

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) buka suara ihwal rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia agar penjualan sumber daya alam (SDA) Indonesia tidak lagi 'mampir' ke negara tetangga untuk diekspor ulang.

Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony menegaskan persoalan tersebut bukan menjadi wewenang perusahaan. Oleh sebab itu, dia menegaskan tak dapat berkomentar lebih lanjut.

"Tidak, saya tidak bisa berkomentar mengenai hal itu. Itu bukan bagian dari DSI, melainkan bagian dari ESDM. Jadi, saya belum bisa memberikan komentar apa pun pada tahap ini," kata Mahony kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (6/11/2026).


Lebih lanjut, Mahony menegaskan perseroan nantinya bertugas memantau hasil ekspor dan harga dari ekspor komoditas strategis. Oleh sebab itu, perseroan bakal memantau komoditas tersebut ketika meninggalkan Indonesia hingga mencapai tujuan.

Seorang pekerja mengambil sampel batu bara dari kereta api di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim./Bloomberg-Dadang Tri

"Kami akan memantau hasilnya serta harga ekspor, mulai dari saat barang meninggalkan negara ini hingga tiba di tujuan akhirnya. Jadi, apa pun yang memengaruhi hal tersebut, kami akan memantaunya," ujar Mahony.