Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Ditutup Melemah Bersama Mata Uang Asia

Muhammad Julian Fadli
06 November 2026 15:43

Karyawan memegang mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memegang mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah ditutup melemah di pasar spot hari ini, Jumat (6/11/2026), di tengah tekanan yang dialami oleh mata uang Asia ketika indeks dolar Amerika Serikat (AS) meninggi selepas Partai Demokrat meraih kemenangan dalam Pemilu Sela yang memicu ketidakpastian.

Melansir Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,16% di Rp18.111/US$. Rupiah melemah bersama mata uang Asia lain.

Baht Thailand melemah paling dalam dengan depresiasi 0,38%. Lalu ringgit Malaysia melemah 0,25%, dolar Singapura 0,23%, yen Jepang 0,13%, peso Filipina 0,08%, yuan offshore 0,04%, dan yuan China 0,03%.

Rupiah Ditutup Melemah (Bloomberg)

Indeks dolar AS melaju dengan penguatan 0,31% menyentuh 101,96 pada perdagangan petang hari ini.

Pelemahan rupiah hari ini, yang terjadi sejak pagi tadi, berlangsung ketika reli kembali gencar berlangsung di pasar surat utang. Yield Surat Utang Negara tenor 2 tahun terpantau turun 2,6 basis poin (bps), lalu tenor 4 tahun melemah 0,3 bps, dan tenor 11 tahun yang juga mengalami penurunan 4 bps.

Rupiah dan Mata Uang Asia Melemah (Bloomberg)