IMF Ingatkan Soal Pembengkakan Utang, Indonesia Aman?
Redaksi
22 September 2026 11:31

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan negara-negara di dunia mengenai utang global yang diproyeksikan meningkat. IMF menilai kondisi ini akan membebani kondisi fiskal negara-negara di dunia akibat era suku bunga tinggi baru saja dimulai untuk menekan inflasi global.
Meski begitu, Indonesia sejauh ini belum berada dalam tekanan utang yang serius. Bahkan, IMF menilai risiko soverign stress Indonesia dalam jangka menengah masih rendah.
IMF memperkirakan utang luar negeri Indonesia berada sekitar 29,7% PDB pada 2026 dan turun menjadi sekitar 28,7% pada 2031. IMF juga menilai kebutuhkan pembiayaan eksternal Indonesia masih berkelanjutan dan risiko rollover jangka pendek relatif terbatas karena porsi utang jangka panjang lebih besar.
Ke depan, IMF memproyeksikan utang publik Indonesia berada sedikit di atas 40% Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka menengah, sementara defisit diperkirakan relatif stabil di sekitar 2,8% PDB.
Namun, IMF juga memberi catatan penting, bahwa biaya pinjaman dan rasio pembayaran utang terhadap penerimaan pajak Indonesia relatif tinggi dibandingkan negara-negara sebanding. Sementara, pembayaran bunga menyerap hampir separuh kebutuhan pembiayaan bruto pemerintah (Gross Financing Needs/GFN).



























