Logo Bloomberg Technoz

Hilirisasi Nikel RI Hasilkan Investasi Rp690,3 T dalam 5 Tahun

Sabrina Mulia Rhamadanty
24 July 2026 13:00

Fasilitas pelabuhan Indonesia Morowali Industrial Park di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah./Bloomberg-Dimas Ardian
Fasilitas pelabuhan Indonesia Morowali Industrial Park di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menegaskan sektor hilirisasi nikel di Tanah Air masih memegang peranan yang sangat strategis dalam peta investasi nasional, meskipun posisinya tersalip oleh investasi hilirisasi bauksit pada kuartal II-2026.

Ketua Umum FINI Arif Perdana Kusumah mengungkapkan sepanjang periode 2020 hingga 2025, realisasi investasi di bidang hilirisasi nikel telah menembus angka Rp690,3 triliun dan menjadi salah satu penyokong utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Realisasi investasi dalam bidang hilirisasi pada industri nikel periode 2020 hingga 2025 mencapai sebesar Rp690,3 triliun, atau setara US$44,54 miliar," ujar Arif saat dihubungi, Jumat (23/7/2026).


Arif menjelaskan kemajuan pesat pada sektor nikel ini dapat terlihat apabila dibandingkan dengan progres hilirisasi komoditas tambang lain, seperti bauksit.

Kompleks pengolahan nikel yang dioperasikan oleh Harita Nickel di Pulau Obi, Maluku Utara, Selasa (7/3/2023). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Menurutnya, industri pengolahan nikel di Indonesia telah berkembang pesat sejak pemerintah menerapkan kebijakan larangan ekspor bijih nikel secara tegas.