Logo Bloomberg Technoz

Profil Rusal, Raksasa Aluminium Rusia yang Digadang Mau Masuk RI

Azura Yumna Ramadani Purnama
04 September 2026 15:40

Logo Rusal yang tercetak pada ingot aluminium hasil pengecoran baru di fasilitas pengecoran Pabrik Peleburan Aluminium Sayanogorsk./Bloomberg-Andrey R
Logo Rusal yang tercetak pada ingot aluminium hasil pengecoran baru di fasilitas pengecoran Pabrik Peleburan Aluminium Sayanogorsk./Bloomberg-Andrey R

Bloomberg Technoz, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan raksasa aluminium asal Rusia, United Company Rusal, berminat berinvestasi secara besar-besaran di Indonesia untuk membangun pabrik pengolahan atau smelter bersama perusahaan dalam negeri.

Prabowo menyatakan produsen aluminium terbesar kedua di dunia itu bakal berinvestasi dengan sejumlah kelompok atau perusahaan di Indonesia.

“Jadi, proyek-proyek ini berjalan sangat baik, terus maju pesat, dan kami juga terus maju pesat di bidang pengolahan, misalnya pertambangan, seperti kerja sama kami dengan entitas aluminium besar—saya kira yang terbesar di dunia—yaitu Rusal,” kata Prabowo ketika berbicara sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, ditayangkan secara daring, Kamis (3/9/2026).


“Rusal akan masuk secara besar-besaran ke Indonesia, mengembangkan pabrik pengolahan bersama dengan kelompok-kelompok Indonesia,” tegas Prabowo.

Bak elektrolisis di fasilitas elektrolisis pabrik peleburan aluminium Khakas, yang dioperasikan oleh United Co. Rusal di Rusia./Bloomberg-Andrey R

Menyitir situs resmi Rusal, perusahaan tersebut merupakan raksasa aluminiun yang berbasis di Rusia. Rusal menjalankan bisnis terintegrasi mulai dari penambangan bauksit, produksi alumina, hingga peleburan menjadi aluminium.