Pelni: Tambahan Rp70 M untuk Operasional Wilayah 3T
Pramesti Regita Cindy
23 July 2026 12:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni menegaskan tambahan anggaran yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp70 miliar dapat dipastikan untuk operasional kapal perintis khususnya bagi masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) hingga akhir 2026.
"Angka tambahan tersebut merupakan perhitungan biaya operasional yang kami sampaikan pada pertemuan di Gedung DPR RI beberapa waktu lalu," kata Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda kepada Bloomberg Technoz, Kamis (23/7/2026).
Di sisi lain, Ditto juga menegaskan dengan penambahan anggaran yang diberikan oleh pemerintah kontrak untuk pengoperasian kapal perintis dapat diperpanjang sembari koordinasi terus dilakukan dengan regulator untuk memastikan seluruh armada tetap melayani kebutuhan transportasi di wilayah kepulauan.
"Kontrak untuk pengoperasian kapal perintis yang kami operasikan sudah dilakukan perpanjangan, dan akan terus kami koordinasikan dengan regulator untuk memastikan seluruh armada kapal perintis berjalan normal dan memenuhi Kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada kami dalam mengelola dan mengoperasikan kapal perintis harus kami jaga guna memastikan kehadiran negara dalam menyediakan akses transportasi yang handal dan terjadwal," tegasnya.
Adapun dari sisi operasional, PELNI memastikan kondisi armada masih dalam keadaan prima untuk menjalankan penugasan pemerintah. Saat ini seluruh armada yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis beroperasi normal setelah menjalani perawatan tahunan.
































