Logo Bloomberg Technoz

Kinerja Pelni-ASDP Usai Pemerintah Sepakati Suntikan Rp200 Miliar

Pramesti Regita Cindy
22 July 2026 09:40

Pramuantar membawa barang pemudik di dalam kapal Pelni KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (25/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Pramuantar membawa barang pemudik di dalam kapal Pelni KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (25/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah bersama DPR telah menyepakati penambahan anggaran untuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) guna mendukung penyelenggaraan angkutan perintis. Total tambahan anggaran mencapai Rp209 miliar.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat koordinasi antara pimpinan DPR RI, Komisi V DPR RI, serta perwakilan pemerintah yang dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, dan COO Danantara di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

PELNI memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp70 miliar, sedangkan ASDP menerima Rp139 miliar. Tambahan tersebut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di daerah perintis.


"Angka-angka yang dibutuhkan oleh Menkeu langsung diberi kesanggupan, karena ini bukan hanya masalah angkanya, melainkan bentuk prioritas dan atensi utama," kata Mensesneg. 

Lantas bagaimana kinerja operasional dan keuangan kedua layanan milik negara tersebut?