Logo Bloomberg Technoz

Sudaryono juga menyinggung kritik yang mempertanyakan pelibatan aparat dalam program pemerintah. Menurutnya, apabila TNI dan Polri tidak dilibatkan, maka harus ada alternatif lain yang juga mampu menjalankan tugas tersebut.

"Kemarin ada yang tanya ke saya, 'Ya sudah kalau begitu tentara sama polisi tidak usah bantu.' Ya sudah, nanti saya kerahkan mahasiswa tidak pakai gaji, mau tidak? Tidak mau," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan belum ingin memberikan keputusan final mengenai pelibatan TNI dan Polri dalam MBG. Fokus utamanya adalah memastikan program dapat berjalan dengan baik dan mencapai sasaran.

"Jadi intinya saya tidak ingin berkomentar lebih jauh. Intinya adalah bagaimana semua pihak caranya agar barang ini bisa terlaksana dengan baik. Sasarannya jelas. Anak-anak cukup gizi, aman. Dan kemudian berdampak kepada ekonomi lokal," ujar Sudaryono.

Selain itu, Sudaryono menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan baku makanan dalam program MBG. Menurut dia, seluruh bahan pangan yang digunakan harus memenuhi standar keamanan untuk mencegah terulangnya kasus keracunan makanan.

"Dengan memberdayakan UMKM, memberdayakan petani, peternak, dan lain-lain, dengan satu syarat, semua bahannya itu juga harus benar. Standar keamanannya juga harus benar. Karena kita belajar dari faktor keracunan dan lain-lain. Selain cara mengolahnya, ada juga yang dari bahan bakunya yang mungkin tidak terstandar atau kualitasnya kurang bagus," kata dia.

(dec/spt)

No more pages