Logo Bloomberg Technoz

Kata Petani soal Klaim Swasembada Jagung Tapi Masih Ada Impor

Pramesti Regita Cindy
23 July 2026 05:10

Biji-bijian jagung. Ilustrasi. (Bartek Sadowski/Bloomberg)
Biji-bijian jagung. Ilustrasi. (Bartek Sadowski/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) menjelaskan Indonesia masih mengimpor jagung meski pemerintah menyatakan mencapai swasembada komoditas tersebut. 

Menurut APJI, impor yang masih dilakukan merupakan jagung untuk kebutuhan pangan yang mensyaratkan kualitas lebih tinggi, bukan karena produksi dalam negeri kurang. 

Hal ini sekaligus menjawab pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada delapam komoditas strategis, dan Jagung salah satunya. 


"Kita yang sudah swasembada di antaranya jagung, itu memang APJI melihat bahwa dari sisi produksi kan memang kita swasembada fakta lapangannya [juga demikian]. Karena kebutuhan jagung nasional dibandingkan dengan jumlah produksi nasional kita sudah lebih," kata Ketua Umum APJI Sholahuddin saat dihubungi oleh Bloomberg Technoz, Rabu (22/7/2026). 

Adapun ia menjelaskan impor jagung pangan dilakukan karena komoditas tersebut membutuhkan penanganan pascapanen dengan standar yang lebih tinggi dibandingkan jagung untuk pakan ternak.