Logo Bloomberg Technoz

Indonesia Naik ke Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Dunia

Muhammad Fikri
15 July 2026 15:00

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di kantor Badan Komunikasi Presiden. (Bloomberg Technoz/M. Fikri)
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di kantor Badan Komunikasi Presiden. (Bloomberg Technoz/M. Fikri)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia naik ke peringkat kedua sebagai Muslim Friendly Destination of the Year dalam ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026, meningkat tiga posisi dibandingkan tahun lalu yang berada di peringkat kelima.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut Indonesia meraih skor 79 pada GMTI 2026, menjadi pencapaian tertinggi sejak mengikuti pemeringkatan tersebut. Capaian ini dinilai mencerminkan semakin kuatnya daya saing Indonesia dalam mengembangkan ekosistem pariwisata ramah Muslim.

"Peningkatan ini mencerminkan konsistensi Indonesia dalam membangun ekosistem pariwisata ramah Muslim yang semakin berkualitas, inklusif, dan berdaya saing global," ujar Widi dalam konferensi pers mingguan Badan Komunikasi Republik Indonesia, Rabu (15/7/2026)


Kementerian menilai penghargaan tersebut menjadi momentum penting karena pasar wisata ramah Muslim terus berkembang pesat secara global. Berdasarkan proyeksi Global Muslim Travel Index yang disampaikan Widi, jumlah wisatawan Muslim diperkirakan mencapai 208 juta orang pada 2026 dan meningkat menjadi 262 juta orang pada 2030, dengan nilai pasar mencapai US$310 miliar.

Untuk menangkap peluang tersebut, pemerintah memperkuat promosi destinasi melalui laman khusus wisata ramah Muslim di platform Visit Indonesia. Selain itu, Kementerian Pariwisata menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk mendorong sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil di desa wisata.