Kendati begitu, Ferry tetap menekankan bahwa peluang tersebut lebih tepat diberikan kepada koperasi-koperasi yang telah memiliki pengalaman dan skala usaha besar, meski Kopdes Merah Putih juga mungkin bisa melakukannya.
"Jadi gini, Kementerian Koperasi itu kan tidak hanya ngurusin Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, tapi ada koperasi-koperasi yang existing, yang memang selama ini mereka bergerak di sektor produksi, di sektor distribusi, bahkan di sektor industri dan lembaga keuangan," tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menkop Ferry mengatakan Koperasi Desa Merah Putih memperoleh izin dan mendapat ruang untuk menjalankan usaha di berbagai sektor industri. Sektor yang dimaksud mulai dari mengelola sumur minyak, tambang mineral, mengolah minyak kelapa sawit (CPO) hingga mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Hal ini disampaikan Ferry dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Minggu (12/7/2026).
"Kemudian memperbolehkan koperasi sekarang untuk masuk ke berbagai sektor, mengelola sumur minyak rakyat atau idle well. Koperasi sekarang sudah boleh mengelola tambang mineral," kata Ferry dalam pidatonya.
Ferry juga melaporkan bahwa Koperasi Desa bahkan telah mendirikan dan mengelola pabrik CPO. "Bulan Agustus kami akan meresmikan pabrik CPO di Musi Banyuasin, Kabupaten di Sumatra Selatan. Itu Koperasi Unit Desa Sejahtera," sebut dia.
Tak hanya itu, Ferry juga melaporkan adanya pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya berskala 1 Megawatt yang dikelola oleh Koperasi Desa pada Agustus mendatang. Koperasi bertempat di Semburlaut, Pulau Galang Baru, Kepulauan Riau.
Adapun Ferry melaporkan sebanyak 83.000 badan hukum akte dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah selesai terbentuk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.845 Koperasi Desa sudah selesai terbangun 100%, baik bangunan fisik gudang, gerai maupun alat kelengkapannya.
"Sisanya yang sedang dibangun ada sebanyak 19.539 unit. Jadi total kurang lebih 35.000 (koperasi yang sudah dan sedang terbangun) Bapak Presiden," ujar Ferry.
(ain)































