Ekspor Listrik ke Singapura, Industri Panel Surya RI Potensi Cuan
Sabrina Mulia Rhamadanty
10 July 2026 15:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Rencana Indonesia untuk mengekspor listrik ramah lingkungan atau listrik hijau ke Singapura dinilai dapat menjadi solusi atas ketimpangan pasar panel surya di dalam negeri.
Kepala Dekarbonisasi Industri dan Transportasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho menjelaskan kesenjangan ini menunjukkan permintaan domestik panel surya belum mampu menyerap pasokan yang diproduksi oleh industri lokal.
"Kapasitas produksi modul surya di Indonesia saat ini sudah sangat besar, yakni mencapai sekitar 10 gigawatt [GW] per tahun. Namun, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya [PLTS] nasional yang terpasang baru menyentuh angka sekitar 1 GW," ujar Andry saat dihubungi, Jumat (10/7/2026).
Untuk itu, menurutnya, proyek ekspor listrik ke negara tetangga seperti Singapura memegang peranan krusial bagi keberlangsungan industri hijau di Tanah Air.
"Ekspor listrik ini dapat menjadi demand anchor baru yang memperkuat fondasi industri panel surya nasional. Peluang ini akan makin besar jika diikuti dengan pengembangan kawasan industri hijau terintegrasi," tambahnya.































