Logo Bloomberg Technoz

Meski Dikritik, Airlangga Kukuh Lokasi Pusat Finansial RI di Bali

Mis Fransiska Dewi
10 July 2026 15:40

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. dok: Bloomberg
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaskan lokasi utama Lembaga Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (LP PFII) tetap akan dibangun di Bali. 

Sebelumnya wilayah Bali sempat dikritik lantaran memiliki berbagai keterbatasan regulasi daerah, salah satunya termasuk aturan pembatasan tinggi bangunan yang berlaku di wilayah tersebut.

“Untuk wilayahnya [dipastikan] akan tetap di Bali,” kata Airlangga ditemui di kantornya, Jumat (10/7/2026). 


Airlangga menyebut pusat finansial internasional erat kaitannya dengan gaya hidup. Sehingga lokasi yang dipilih relatif tidak terlalu sibuk atau padat. Hal ini merujuk pada Dubai International Financial Centre (DIFC) yang berlokasi di daerah tertentu. 

“Tidak terlalu busy [sibuk] demikian pula di tempat-tempat lain. Jadi Bali adalah salah satu tempat yang juga mempersyaratkan kondisi kesehatan first class dan kita sudah punya KEK Sanur,” ujarnya.