Logo Bloomberg Technoz

Pesan Prabowo Usai Polisi Geledah terkait Korupsi PLN-Asabri

Dovana Hasiana
10 July 2026 09:43

Polisi menggeledah salah satu rumah di Sentul, Bogor, terkait kasus korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel. (Dok. Istimewa)
Polisi menggeledah salah satu rumah di Sentul, Bogor, terkait kasus korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel. (Dok. Istimewa)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara usai Kepolisian Republik Indonesia melakukan penggeledahan di sejumlah titik berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait pemadaman listrik atau blackout PT PLN; Asabri; dan anak usaha Krakatau Steel.

Prasetyo mengatakan sejak awal Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang kuat dalam pemberantasan korupsi. Kepala Negara berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan.

“Kita semua menghormati setiap proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Aparat Penegak Hukum [APH], dalam hal ini Kepolisian. Kita juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sehingga terhindar dari spekulasi maupun penilaian yang tidak produktif,” ujar Prasetyo kepada awak media, Jumat (10/07/2026).


Prasetyo mengatakan Prabowo sebagai Kepala Negara terus menegaskan korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah terbesar bangsa ini. Namun demikian, dia mengatakan pemerintah akan terus memberantas korupsi.

“Kita harus terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan membangun pemerintahan yang bersih,” ujarnya.