Harga Mahal Gejolak Global, Tren Hyrox dan Miliaran Dolar Peptida
Bloomberg Businessweek Indonesia
10 July 2026 09:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran pada pertengahan Juni lalu, menjadi kabar baik tak terkecuali bagi Indonesia di kala suhu politik di dalam negeri mulai menghangat ditandai dengan banyak demonstrasi mahasiswa menuntut perbaikan kebijakan pemerintah. Namun, kesepakatan damai interim itu meski sempat meredakan gejolak terindikasi dari harga minyak dunia yang berangsur jinak, tak berarti mengakhiri 'tagihan' yang harus dibayar oleh masyarakat.
Kenaikan harga-harga sudah terlanjur terjadi sejak krisis di Selat Hormuz meletus dan kemungkinan akan semakin mahal ke depan. Ditambah dengan kebijakan-kebijakan lanjutan seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dan keputusan bank sentral mengerek bunga acuan dengan kecepatan nan dramatis, masyarakat konsumen dan industri terpaksa terus menanggung harga mahal dari gejolak geopolitik global ditambah masih kuatnya efek ketidakpastian dari kebijakan di ranah domestik.
Isu tersebut menjadi Sorotan Utama dalam Bloomberg Businessweek Indonesia Edisi Juli 2026, yang menggarisbawahi kondisi perekonomian Indonesia saat ini yang membutuhkan kebijakan lebih memadai dalam menghadirkan kepastian berusaha, serta meminimalisasi dampak rambatan gejolak global agar tak semakin melukai kekuatan daya beli masyarakat.
Sebelum ke Sorotan Utama, para pembaca diajak membaca laporan terkait Jungkir Balik Kala Transferan Dana dari Pusat Kian Dipangkas yang menyoroti efek penurunan Transfer Ke Daerah (TKD) dua tahun terakhir yang akhirnya memaksa pemerintah daerah semakin kreatif mencari tambahan pendapatan agar pembangunan bisa terus digencarkan.
Selain itu, ada juga laporan tentang dampak semakin mahalnya berjualan di marketplace belakangan. Para pedagang di lapak online mengeluhkan biaya-biaya yang semakin besar ketika berdagang di lokapasar sehingga mendorong mereka semakin aktif mengoptimalkan kanal-kanal penjualan lain.
































