Logo Bloomberg Technoz

Dokter Mata: Tren Longevity Diiringi Kinerja Mata yang Diabaikan

Merinda Faradianti
20 June 2026 16:00

Dokter spesialis mata Mayapada Eye Center, Zoray. Feranthy (kiri) dan SMILE Pro & Presbyond Surgeon Mayapada Eye Center, dr Ucok P. Pasaribu. (Yeyen)
Dokter spesialis mata Mayapada Eye Center, Zoray. Feranthy (kiri) dan SMILE Pro & Presbyond Surgeon Mayapada Eye Center, dr Ucok P. Pasaribu. (Yeyen)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di balik tren longevity atau hidup lebih panjang dengan kualitas hidup yang baik, kesehatan mata dinilai masih sering terabaikan.

Padahal, penurunan fungsi penglihatan merupakan bagian alami dari proses penuaan yang dapat langsung memengaruhi produktivitas sehari-hari.

SMILE Pro & Presbyond Surgeon Mayapada Eye Center, dokter Ucok P. Pasaribu mengatakan, hampir seluruh manusia akan mulai mengalami presbiopia atau mata tua saat memasuki usia 40 tahun.


Di mana, kondisi ini membuat kemampuan melihat objek dekat perlahan menurun meski seseorang masih berada dalam usia produktif.

“Di usia 40 tahun kita masih sangat produktif, tetapi semua manusia pasti mulai mengalami plus. Yang berbeda hanya apakah plus itu sudah mengganggu aktivitas sehari-hari atau belum,” kata Ucok, di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).