Darya-Varia & Mayapada Hospital Resmikan Pusat Perawatan Luka

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bandung menjadi lokasi hadirnya layanan perawatan luka berstandar internasional melalui peresmian Wound Care Center hasil kolaborasi PT Darya-Varia Laboratoria Tbk dan Mayapada Hospital Bandung. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis kedua institusi dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih modern, komprehensif, dan berpusat pada pasien.
Peresmian Wound Care Center dilakukan pada 25 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penanganan berbagai jenis luka di Indonesia. Fasilitas ini hadir di tengah tingginya kebutuhan layanan perawatan luka yang lebih terstandar, terutama untuk kasus luka kronis maupun akut yang masih menjadi tantangan di berbagai fasilitas kesehatan.
Kebutuhan akan layanan tersebut semakin mendesak seiring meningkatnya jumlah pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes yang berisiko mengalami komplikasi luka. Selain itu, kasus luka akibat operasi, trauma, dan kecelakaan juga terus membutuhkan penanganan yang tepat agar proses pemulihan berjalan optimal.
Berdasarkan studi Universitas Bhakti Kencana, sebanyak 60% responden pernah mengalami infeksi pada luka yang dirawat. Penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa 75% responden mengaku membutuhkan pelatihan teknis terkait perawatan luka yang benar.
Melihat kondisi tersebut, Darya-Varia dan Mayapada Hospital Bandung menghadirkan layanan terpadu yang mampu menangani berbagai kebutuhan pasien. Wound Care Center dirancang untuk memberikan solusi menyeluruh mulai dari diagnosis, terapi, pemantauan, hingga edukasi bagi pasien dan keluarga.
Layanan yang tersedia mencakup penanganan luka diabetes, luka pascaoperasi, luka akibat kanker, hingga berbagai masalah bekas luka. Tidak hanya berfokus pada aspek medis, pusat layanan ini juga memperhatikan hasil estetika melalui penanganan jaringan parut keloid, bekas luka hipertrofik, hiperpigmentasi, serta perawatan luka estetika lainnya.
Presiden Direktur Darya-Varia, dr. Ian Kloer, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.
"Kami percaya bahwa setiap pasien berhak mendapatkan akses terhadap perawatan luka yang modern, komprehensif, dan berpusat pada pasien serta berbasis standar medis unggulan. Sebagai Perusahaan yang memiliki visi membantu membangun Indonesia yang lebih sehat, Darya-Varia ingin mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan Mayapada Hospital Bandung yang memiliki sumber daya, tenaga kesehatan, serta komitmen yang sejalan dengan misi kami," ujar dr. Ian Kloer, Presiden Direktur Darya-Varia.
Selain menghadirkan layanan medis terpadu, kerja sama ini juga didukung oleh berbagai teknologi dan solusi modern untuk mendukung proses penyembuhan luka. Darya-Varia menyediakan modern dressing, antibiotik topikal, hingga teknologi Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) yang telah digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan pada berbagai kondisi klinis.
Fokus pada Pemulihan dan Pencegahan Komplikasi
Mayapada Hospital Bandung menilai keberhasilan penanganan luka tidak hanya ditentukan oleh tertutupnya luka secara fisik. Aspek penting lainnya adalah kemampuan mempertahankan fungsi organ serta mencegah komplikasi yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien.
Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan S. Hermawan, MM, menjelaskan bahwa konsep layanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan modern wound care dengan dukungan berbagai disiplin ilmu kedokteran.
"Keberhasilan penanganan luka kronis tidak hanya diukur dari kesembuhan dan tertutupnya luka, tetapi juga pada upaya mempertahankan fungsi organ dan mencegah komplikasi, agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan optimal. Karena itu, Mayapada Hospital Bandung menghadirkan Wound Care Center sebagai layanan perawatan luka komprehensif berstandar internasional yang mengedepankan konsep modern wound care melalui kolaborasi tim dokter multidisiplin, alur klinis (clinical pathway) yang terstruktur, serta dukungan fasilitas dan teknologi modern," ujar dr. Irwan S. Hermawan.
Ia menambahkan bahwa proses pendampingan pasien menjadi salah satu fokus utama layanan ini. Untuk mendukung hal tersebut, Mayapada Hospital Bandung menghadirkan Wound Care Educator yang berasal dari tim perawat terlatih.
Peran tenaga pendidik tersebut tidak hanya membantu pasien selama masa perawatan di rumah sakit, tetapi juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai tata cara perawatan luka di rumah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan terapi sekaligus mengurangi risiko komplikasi yang tidak diinginkan.
Dengan dukungan dokter multidisiplin, alur klinis yang terstruktur, serta teknologi modern, Wound Care Center dirancang untuk memberikan pengalaman perawatan yang lebih efektif, nyaman, dan konsisten. Pendekatan terintegrasi tersebut memungkinkan pasien memperoleh layanan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
Kolaborasi antara Darya-Varia dan Mayapada Hospital Bandung juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang kedua institusi dalam mendukung transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Melalui sinergi ini, akses masyarakat terhadap layanan perawatan luka modern diharapkan semakin luas dan mudah dijangkau.
Tidak hanya berfokus pada layanan klinis, Darya-Varia juga terus mendukung pengembangan kompetensi tenaga kesehatan melalui Medical Science Center (MSC). Platform perpustakaan elektronik ini menyediakan akses terhadap berbagai jurnal ilmiah internasional dan referensi medis bagi mahasiswa kedokteran, dokter, serta tenaga kesehatan.
Hingga saat ini, Medical Science Center telah hadir di enam rumah sakit pendidikan di Indonesia. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pengetahuan medis dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Dengan hadirnya Wound Care Center di Mayapada Hospital Bandung, masyarakat kini memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan perawatan luka modern yang terintegrasi. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus mendorong standar perawatan luka yang lebih baik di Indonesia.































