Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Menguat ke Rp17.870/US$, Cetak Kinerja Mingguan Terbaik

Tim Riset Bloomberg Technoz
12 June 2026 16:15

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat dalam sesi perdagangan Jumat (12/6/2026), menggenapi penguatan selama empat hari beruntun sejak Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan ke 5,5%. 

Rupiah terapresiasi 0,68% ke posisi Rp17.870/US$, dan tercatat menguat 0,84% sepanjang pekan ini, menjadi kinerja terbaik mingguan sejak Maret 2026. 

Penguatan rupiah ke Rp17.870/US$ (Bloomberg)

Penguatan rupiah ditopang oleh harga minyak mentah dunia yang kembali jinak ke level US$86,87 per barel sore ini. Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama berada di level 99,81. 

Pergerakan mata uang Asia, pada Jumat (12/6/2026) sore. (Bloomberg)

Selain itu, langkah Bank Indonesia (BI) memperketat pengawasan transaksi valuta asing (valas) di bank-bank global dan institusi keuangan domestik dikabarkan turut memperkuat posisi rupiah. 

BI disebut memantau transaksi valas dan menempatkan petugas di ruang transaksi (dealing room) bank untuk memastikan keabsahan pembelian dolar AS dengan dukungan dokumen yang sah.