Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Terpangkas, Rupiah Stabil di Bawah Rp18.000/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
12 June 2026 09:22

Karyawan menghitung mata uang rupiah di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung mata uang rupiah di tempat penukaran mata uang, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2026), stabil dan dibuka menguat 0,24% ke Rp17.944/US$, di tengah sentimen eksternal yang menunjukkan perbaikan dibanding beberapa hari sebelumnya.

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) terkoreksi 0,13% ke level 99,72, sejalan dengan terpangkasnya harga minyak mentah dunia 1,08% ke US$89,4 per barel. 

Rupiah hari ini (12/6/2026). (Bloomberg)

Koreksi harga energi terjadi setelah pasar merespons positif perkembangan terbaru negosiasi antara AS dan Iran yang kembali memunculkan harapan akan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. 


Kombinasi pelemahan dolar AS dan terpangkasnya harga minyak menjadi jadi kabar baik bagi rupiah. Apalagi, pemerintah telah menyesuaikan harga bahan bakar non-subsidi jenis Pertamax ke Rp16.250 per liter, yang diharapkan dapat menekan defisit fiskal di akhir tahun. 

Selain itu, bank sentral telah mengambil langkah agresif melalui kenaikan suku bunga menjadi 5,5% di luar jadwal rapat bulanan. Dengan begitu, imbal hasil aset domestik menjadi lebih atraktif dan dapat menarik dana asing kembali masuk.