Logo Bloomberg Technoz

Ditjen Pajak Beber Strategi Penerimaan Pajak Tahun ini 

Mis Fransiska Dewi
08 June 2026 09:50

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (30/4/2026) (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (30/4/2026) (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mengungkapkan akan membenahi sistem, memperkuat Cortex, hingga memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai strategi untuk meningkatkan penerimaan pajak tahun ini. 

“Kalau strategi di dalam penguatan tata kelola, Cortex jadi andalan,” kata Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto ditemui di Kementerian Keuangan, dikutip Senin (8/6/2026). 

Bimo menyebut pihaknya dalam waktu dekat juga akan mengubah cara bekerja Ditjen Pajak agar semakin transparan dan akuntabel. Caranya, kata dia, dengan kertas kerja elektronik yang terintegrasi dari semua fungsi. Mulai dari pengawasan oleh account representative (AR).


“Dengan mengaudit dari mulai setelah ada keberatan banding misalnya semua kertas kerjanya akan ada di Cortex.Itu juga untuk mencegah conflict of interest. Mencegah data itu jadi bisa katakanlah ada yang punya niat tidak baik, “bisa didagangkan” ya. Jadi kalau data integritasnya sudah saya masukkan ke Coretax, proses bisnisnya sudah harus  dikerjakan di Coretax, enggak bisa dikerjakan di rumah masing-masing,” jelas Bimo. 

Dengan adanya Coretax hingga penguatan sistem, kata dia, terdapat 5.500 wajib pajak baru korporasi lantaran kepatuhannya naik.