Logo Bloomberg Technoz

Realisasi APBN Juni 2026: Pendapatan Rp1.459 T, Belanja Rp1.656 T

Redaksi
23 July 2026 11:29

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (21/7/2026) (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa (21/7/2026) (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Juni 2026. Hasilnya, pemerintah mengantongi pendapatan negara sebesar Rp1.459,4 triliun, sedangkan belanja negara yang telah digelontorkan mencapai Rp1.656 triliun.

Berdasarkan data Kemenkeu, realisasi pendapatan negara tercatat setara 46,3% dari target 2026 yang sebesar Rp3.153,6 triliun. Realisasi penerimaan mengalami pertumbuhan sebesar 21,4% secara tahunan atau year on year (yoy). 

"Kinerja pendapatan dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas ekonomi, peningkatan pengawasan dan tata kelola pajak bea dan cukai, serta peningkatan layanan kementerian/lembaga dan BLU (Badan Layanan Umum)," demikian tercantum dalam laporan APBN Kinerja dan Fakta, dikutip Kamis (23/7/2026).


Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp1.656 triliun atau setara 43,1% dari target pagu APBN. Realisasi ini juga naik 17,8% yoy.  

Hingga semester I-2026, APBN mengalami defisit anggaran sebesar Rp196,5 triliun atau 0,76% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Realisasi tersebut meningkat dari posisi defisit Mei 2026 yang sebesar Rp180,4 triliun atau 0,70% terhadap PDB.