Logo Bloomberg Technoz

BI Soroti Kredit UMKM Cuma Tumbuh 1%: Masih Jadi PR

Mis Fransiska Dewi
24 July 2026 11:04

Suasana keramaian di depan kantor Bank Indonesia, Jakarta. Dok: Dimas Ardian/Bloomberg
Suasana keramaian di depan kantor Bank Indonesia, Jakarta. Dok: Dimas Ardian/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyoroti penyaluran kredit Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) yang hanya tumbuh 1%. Padahal dari tren kinerja penyaluran kredit perbankan secara umum  tumbuh 12,6% sampai Juni 2026. 

“Memang ini lebih baik dibandingkan tahun lalu yang sempat mengalami pertumbuhan negatif, tetapi tetap menjadi pekerjaan rumah bersama bagaimana memperluas akses pembiayaan bagi UMKM,” kata Destry dalam agenda asesmen BI dalam mendorong pembiayaan, Jumat (24/7/2026).

Meskipun demikian, Destry menyebut UMKM masih menjadi bantalan pendorong pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi ketidakpastian global. Dia membeberkan, dari 64 juta UMKM yang ada di Indonesia telah berkontribusi sebesar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan mampu menyerap tenaga kerja 97%. Bahkan sekitar 60% pelaku UMKM merupakan perempuan.


Tantangan lainnya, Destry melihat terdapat banyak UMKM, terutama perusahaan rintisan atau startup yang dijalankan anak-anak muda, memiliki inovasi tinggi. Namun secara umum, pelaku UMKM masih memiliki kemampuan manajemen dan literasi keuangan yang relatif rendah.

Menurutnya, pemahaman mengenai pencatatan keuangan, laporan laba rugi, maupun neraca masih perlu ditingkatkan. Padahal, jika mereka mampu mengelola keuangan dengan baik, akses terhadap pembiayaan formal akan semakin terbuka.