Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Tuding Jurnalis dan LSM ‘Londo Ireng’ 

Dovana Hasiana
24 July 2026 10:50

Presiden Prabowo menghadiri peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta International Convention Center (23/7/2026) (Dok. Setkab)
Presiden Prabowo menghadiri peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta International Convention Center (23/7/2026) (Dok. Setkab)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan kelompok londo ireng masih ada hingga saat ini, tetapi dengan identitas yang berbeda. 

Menurutnya, kelompok londo ireng saat ini tampil dengan identitas yang berbeda, yakni jurnalis, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pengamat. 

Londo Ireng adalah istilah dari bahasa Jawa, gabungan dari kata londo yang merujuk pada orang Belanda dan ireng yang berarti hitam. 


Istilah ini digunakan untuk menyebut pribumi Nusantara yang berkhianat, membelot, atau menjadi mata-mata bagi penjajah Belanda untuk menindas bangsanya sendiri demi keuntungan pribadi.

“Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu kita sebut londo ireng ya. Yang ikut Belanda perang lawan kita. Londo ireng ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain kan, wartawan, jurnalis, apa itu pengamat,” ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa ke-28, dikutip Jumat (24/07/2026).