CPO Bullish Usai Biodiesel B50 Meluncur, RI Dinilai Menang Banyak
Sabrina Mulia Rhamadanty
23 July 2026 14:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Langkah Pemerintah Indonesia menerapkan mandatori biodiesel 50% (B50) yang mendorong tren penguatan (bullish) harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global dinilai akan menjadi pendorong utama penguatan sektor sawit dari hulu ke hilir.
Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy/Project Institute (PASPI) Tungkot Sipayung mengatakan implementasi B50 tidak hanya menjadi benteng ketahanan energi nasional, melainkan juga mampu melindungi devisa negara sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan petani sawit.
Atas dasar itu, Tungkot menyatakan kenaikan harga CPO global merupakan momentum positif yang mendukung efektivitas mandatori B50.
Langkah tersebut dinilai dapat menyerap lebih banyak pasokan CPO dalam negeri, memotong volume impor solar fosil secara signifikan, serta menghemat devisa negara hingga puluhan miliar dolar.
"Kita menyerap lebih banyak pasokan CPO di dalam negeri, yang secara otomatis memotong volume impor minyak fosil secara signifikan. Devisa negara yang biasanya tersedot untuk impor solar bisa diselamatkan hingga puluhan miliar dolar," ungkap Tungkot saat dihubungi, Kamis (23/7/2026).































