Masih dalam paparan hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB), realisasi outstanding piutang per April pada industri multifinance telah menembus Rp514,65 triliun atau meningkat 2,08% secara yoy. Catatan outstanding pada bulan sebelumnya ada di Rp514,09 triliun.
Agusman menerangkan, OJK mencatat industri modal ventura telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp16,35 triliun. Posisi bulan April ini menurun dibandingkan posisi 30 hari terakhir yang ada di kisaran Rp16,57 triliun.
Sementara nilai aset industri ventura per April berada di Rp27,73 triliun, juga menurun jika dibandingkan posisi Maret di Rp28,12 triliun.
Capaian penyaluran layanan pergadaian per April yang direkam OJK mencatatkan angka Rp157,2 triliun, naik 56% secara yoy. Jika disetarakan dengan capaian posisi Maret bertumbuh 2,4%. Nilai aset industri pergadaian juga melonjak dari Rp122,81 pada April tahun lalu menjadi Rp188,52 triliun.
(red)






























