Logo Bloomberg Technoz

Lelang SUN Semarak, Yield Naik Sejalan Ekspektasi BI Rate

Redaksi
22 July 2026 07:27

Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)
Ilustrasi Pasar Obligasi (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Minat investor meningkat pada lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar Selasa (21/7/2026), terlihat dari kenaikan pada jumlah penawaran yang masuk. 

Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran masuk naik 23,25% setara dengan Rp12,8 triliun, menjadi Rp67,89 triliun, dari lelang sebelumnya sebesar Rp55,08 triliun. Meski begitu, pemerintah tetap mempertahankan target penerbitan, dengan memenangkan sesuai target indikatif, yakni Rp32 triliun. 

Jika dirinci, pemerintah juga terlihat menyesuaikan komposisi penerbitan ke tenor menengah, khususnya seri FR0108 (jatuh tempo 2036), FR0107 (jatuh tempo 2045) dan FR0106 (jatuh tempo (jatuh tempo 2040). 


Porsi penerbitan pada seri FR0108 (tenor 10 tahun) meningkat jadi Rp9,75 triliun dari Rp9 triliun, naik 8,33%, dan FR0106 (tenor 14 tahun) naik menjadi Rp4,7 triliun dari Rp2,95 triliun. Begitu juga dengan nilai yang dimenangkan pada FR0107 (tenor 28 tahun) naik lebih terbatas menjadi Rp1,75 triliun dari Rp1,55 triliun. 

Sebaliknya, nilai yang dimenangkan pada seri seperti FR0109 (tenor 5 tahun) dikurangi menjadi Rp8 triliun dari sebelumnya Rp11,5 triliun. Pergeseran ini mengindikasikan bahwa pemerintah terlihat kian selektif dalam menentukan seri yang dimenangkan demi menjaga biaya penerbitan utang (cost of fund).