Ketika ditanya wartawan pada Kamis di Ruang Oval terkait penolakan Hezbollah terhadap gencatan senjata, Trump mengatakan “mereka tidak menolaknya” dan mengklaim “mereka menghubungi kami” untuk membahas penghentian pertempuran
Meskipun pertempuran terus berlanjut, harga minyak turun setelah tiga hari mengalami kenaikan di tengah optimisme investor menyusul pengumuman AS mengenai kesepakatan gencatan senjata di Lebanon.
Aksi militer Israel yang terus berlanjut di sana telah menjadi hambatan utama saat Trump berusaha menarik AS dari perang Iran yang ia mulai.
Trump berulang kali mengklaim bahwa kesepakatan tinggal sedikit lagi, walau Iran menolak menuruti tuntutannya terkait program nuklir negara itu dan syarat-syaratnya untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Sebelum perang, jalur laut tersebut mengangkut seperlima pasokan minyak dunia, namun pasokan sebagian besar terhenti sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Para pejabat industri telah memperingatkan bahwa harga bisa melonjak lagi seiring menipisnya persediaan.
Kamis, Trump mengatakan via postingan media sosial bahwa ia “sedang berada di tengah-tengah negosiasi akhir dalam mengakhiri Perang dengan Iran.” Trump tidak merinci pembicaraan tersebut, melainkan menggunakan postingan itu untuk mengecam pemungutan suara yang dilakukan oleh DPR yang dipimpin Partai Republik untuk menghentikan perang.
Walau hal ini tidak akan mengakhiri kampanye militer AS terhadap Iran, langkah tersebut mencerminkan semakin tidak populernya konflik tersebut di AS dan kekhawatiran dari partai Trump sendiri mengenai dampak konflik tersebut terhadap pemilihan tengah masa jabatan.
(bbn)




























