Kesepakatan Damai Iran Alot, Harga Minyak Kembali Merangkak Naik
News
01 June 2026 06:45

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia bergerak naik dari level terendah dalam enam pekan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh ketidakpastian prospek kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Iran.
Minyak mentah jenis Brent bergerak naik mendekati US$93 per barel setelah pada hari Jumat lalu ditutup pada level terendah sejak pertengahan April. Sementara itu, jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level US$89 per barel. Sepanjang akhir pekan kemarin, Amerika Serikat (AS) dan Iran saling mengirimkan pesan untuk mengajukan perubahan pada draf perjanjian terkait perpanjangan gencatan senjata dan pembukaan Selat Hormuz. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan apakah kedua belah pihak mencapai kemajuan yang signifikan.
Kondisi kebuntuan ini terjadi setelah sempat muncul optimisme bahwa kesepakatan damai akan tercapai dan jalur energi di Selat Hormuz akan kembali dibuka, yang sebelumnya sempat memicu penurunan bulanan pertama harga minyak mentah pada tahun ini. Meski demikian, harga Brent tercatat masih naik lebih dari seperempat sejak perang pecah pada akhir Februari lalu akibat penutupan total jalur perairan vital tersebut yang mengacaukan pasar minyak global.
"Baik Iran maupun AS tidak ada yang mengalah atau berkompromi terkait garis merah mereka untuk mencapai kesepakatan," kata Hamzeh Al Gaaod, seorang ekonom independen untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara. Ia menambahkan, harga minyak kemungkinan akan terus bergerak dalam "siklus pernyataan", di mana harga akan berfluktuasi antara optimisme dan sikap berhati-hati seiring munculnya pemberitaan baru.



























