Logo Bloomberg Technoz

Krisis Bahan Bakar, Kilang Minyak Asia Berpeluang Paling Untung

News
16 July 2026 19:20

Tangki penyimpanan bahan bakar yang berisi bahan bakar jet alias avtur di Bandara Vaclav Havel di Praha, Republik Ceko./Bloomberg-Milan Jaros
Tangki penyimpanan bahan bakar yang berisi bahan bakar jet alias avtur di Bandara Vaclav Havel di Praha, Republik Ceko./Bloomberg-Milan Jaros

Nicholas Lua - Bloomberg News

Bloomberg, Kilang minyak Asia dalam posisi yang menguntungkan untuk mengirim produk minyak bumi kepada pembeli di wilayah lain. Pasalnya, konflik yang kembali memanas di Timur Tengah dan larangan ekspor solar Rusia membatasi pasokan.

Karena pasar bahan bakar di Eropa dan AS sudah menunjukkan tanda-tanda kelangkaan yang mencapai rekor, pengolah minyak Asia memiliki persediaan produk yang siap dijual, serta cadangan minyak mentah yang diperoleh selama jeda pertempuran sebelumnya. Artinya, mereka dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan margin yang menguntungkan.

Ekspor Bahan Bakar Asia Siap Pulih. (Bloomberg)

Namun, prospek ini dapat berubah dengan cepat, karena pasar menghadapi gelombang gejolak baru setelah gencatan senjata AS-Iran runtuh di tengah gelombang serangan baru yang menargetkan Selat Hormuz. 

Meski kembalinya konflik telah mendongkrak harga minyak mentah, harga produk minyak justru melonjak lebih tajam. Hal ini sebagian disebabkan oleh keputusan Moskwa baru-baru ini untuk menghentikan ekspor solar setelah serangkaian serangan drone Ukraina terhadap fasilitas-fasilitasnya.