Logo Bloomberg Technoz

Kemenhub Ungkap Alasan Sejumlah Bandara 'Nganggur'

Pramesti Regita Cindy
16 July 2026 20:20

Ilustrasi maskapai penerbangan. (Bloomberg)
Ilustrasi maskapai penerbangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan alasan mengapa sejumlah bandara di Indonesia nampak terlihat seolah tidak beroperasi. 

Dalam rapat kerja bersama dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Kamis (16/7/2026) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa membeberkan bandara yang tampak sepi tersebut bukan benar-benar berhenti beroperasi melainkan biasanya hanya melayani penerbangan perintis maupun penerbangan tidak berjadwal (charter).

"Nanti kita akan cek lebih detail lagi terkait dengan bandara-bandara mana yang memang tidak dioptimalkan. Memang ada yang kosong, tapi sebenarnya ada juga penerbangan, tapi tidak penerbangan berjadwal," kata Lukman.


Dia memaparkan dari total 257 bandara di Indonesia, sebanyak 186 bandara dikelola oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub. Sementara itu, "17 [dikelola] oleh Pemda, 17 oleh swasta, dan 37 oleh PT Angkasa Pura Indonesia."

Pada kesempatan yang sama, Ditjen Perhubungan Udara tercatat merencanakan sebaran 46 rute perintis kargo untuk tahun anggaran 2027. Seperti Korwil Tarakan dengan 5 rute perintis kargo meliputi Tarakan-Binuang, Tarakan-Long Bawan, Tarakan-Long Ampuang, Tarakan-Long Sule, dan Tarakan-Long Layu.