Logo Bloomberg Technoz

ESDM: Impor Minyak Rusia via Lemigas Jadi Cadangan Penyangga RI

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 July 2026 14:30

Tangki penyimpanan minyak berdiri di kilang RN-Tuapsinsky, yang dioperasikan oleh Rosneft Oil Co., di Tuapse, Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov
Tangki penyimpanan minyak berdiri di kilang RN-Tuapsinsky, yang dioperasikan oleh Rosneft Oil Co., di Tuapse, Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan impor minyak mentah Rusia yang dilakukan Lemigas bakal disimpan pada tangki penyimpanan atau storage tank untuk dijadikan cadangan penyangga energi (CPE).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyatakan bakal mengecek terlebih dahulu volume impor yang dilakukan Lemigas, termasuk apakah benar bakal menuju Balikpapan atau lokasi lainnya.

Kendati begitu, dia menegaskan Lemigas yang mengeksekusi impor minyak mentah dari Rusia dan bakal dijadikan CPE.


“Untuk pengadaan minyak itu kan ada Indonesia Blend. Indonesia Blend itu kan minyak itu kan melalui supplier yang ada. Jadi supplier yang ada yang kita terima dalam negeri adalah dalam bentuk blending, Nusantara Blending,” kata Yuliot kepada awak media, di Kompleks DPR, Kamis (16/7/2026).

Kendati begitu, dia belum dapat mengungkapkan lokasi storage minyak mentah yang bakal digunakan untuk menyimpan minyak impor dari Rusia.