Logo Bloomberg Technoz

5 Besar Realisasi Investasi: Logam Dasar Hingga Transportasi

Mis Fransiska Dewi
16 July 2026 19:40

Ilustrasi Investasi. (Envato/ ijeab)
Ilustrasi Investasi. (Envato/ ijeab)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menempati urutan pertama dalam realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) senilai Rp150,4 triliun pada semester I-2026.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mengatakan di tengah tantangan geopolitik maupun geoekonomi dunia kinerja investasi masih selaras dengan target yang ditetapkan pemerintah.

Dia memerinci lima besar subsektor realisasi investasi total PMA dan PMDN adalah industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya senilai Rp150,4 triliun (14,9%); jasa lainnya senilai Rp114 triliun (11,3%); pertambangan senilai Rp105 triliun (10,4%); transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp102,7 triliun (10,2%); perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp85,8 triliun (8,5%).


Realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp1.010,6 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 terjadi pertumbuhan realisasi investasi sebesar 7,2%. Adapun target realisasi investasi tahun 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun.

Rosan memerinci, realisasi investasi  terbagi dalam penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp502,9 triliun (49,8%) dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp507,6 triliun (50,2%).