Ledakan Gudang Amunisi Madiun: 1 Prajurit TNI Meninggal Dunia
Dovana Hasiana
16 July 2026 19:18

Bloomberg Technoz, Jakarta - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mengonfirmasi insiden ledakan di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/07/2026) pagi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan satu personel TNI AD dinyatakan meninggal dunia akibat insiden itu. Sementara, enam orang mengalami luka-luka. Empat di antaranya mengalami luka berat dan dua lainnya luka ringan.
"TNI AD berdukacita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Kubusmu II Puspalad Saradan, Kabupaten Madiun pada Kamis pagi tadi. Kami turut berbela sungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan agar seluruh korban saat ini masih menjalani perawatan dan segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," ujar Donny dalam konferensi pers, Kamis (16/07/2026).
Berdasarkan laporan awal yang diterima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiel munisi di salah satu gudang penyimpanan. Sesaat setelah kejadian, satuan TNI AD melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, TNI AD telah mengambil langkah penanganan awal dengan memberikan pendampingan terhadap korban dan berkoordinasi dengan rumah sakit. TNI AD juga membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh guna mengetahui secara pasti kronologis maupun penyebab insiden tersebut.


































