Logo Bloomberg Technoz

GROUNDBREAKING LAPANGAN ABADI

Proyek Masela Wajib Serap 20-30% Pekerja dan Pengusaha Lokal

Sabrina Mulia Rhamadanty
16 July 2026 18:55

Ilustrasi Blok Masela (Tangkapan Layar: Youtube Sekretariat Presiden)
Ilustrasi Blok Masela (Tangkapan Layar: Youtube Sekretariat Presiden)

Bloomberg Technoz, Tanimbar - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan  proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Blok Abadi Masela wajib menyerap sedikitnya 20% hingga 30% tenaga kerja dan pengusaha lokal dari wilayah terdampak.

"Untuk tenaga kerja lokal, minimal 20% sampai 30%. Yang penting mereka profesional. Ini barang bukan pergi campur-campur, ini untuk tenaga kerja," ujar Bahlil usai menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Blok Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026). 

Bahlil menambahkan bahwa proyek ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja selama masa konstruksi. Sementara itu, pada tahap operasional, proyek ini diproyeksikan membutuhkan sekitar 800-1.000 pekerja. 


"Di mana kami telah bersepakat dengan Pak [Takayuki] Ueda [CEO INPEX] bahwa kita akan memprioritaskan masyarakat yang ada di wilayah tier 1 dulu," ujarnya.

Untuk mendukung kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal, Bahlil juga telah menyiapkan berbagai program pelatihan dan pendidikan guna meningkatkan kompetensi masyarakat setempat agar dapat memenuhi kebutuhan industri migas.